7 Kota Kecil di Negeri Sakura yang Jarang Masuk Itinerary Wisatawan Indonesia

Jepang selalu menjadi destinasi impian bagi banyak wisatawan Indonesia. Namun, ketika berbicara tentang perjalanan ke Negeri Sakura, sebagian besar wisatawan biasanya hanya berfokus pada kota-kota populer seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, atau Hokkaido. Padahal, Jepang memiliki banyak kota kecil yang menawarkan pesona luar biasa, suasana autentik, dan pengalaman budaya yang lebih mendalam.

Bagi Anda yang ingin merasakan sisi Jepang yang berbeda, mengunjungi kota-kota kecil bisa menjadi pilihan menarik. Bahkan, beberapa destinasi berikut sangat cocok dimasukkan ke dalam itinerary Paket Tour Jepang bagi wisatawan yang ingin menjelajahi tempat-tempat anti-mainstream.

Takayama, Kota Tua yang Menjaga Warisan Jepang

Terletak di Prefektur Gifu, Takayama sering disebut sebagai “Kyoto kecil di pegunungan”. Kota ini terkenal dengan kawasan Sanmachi Suji yang masih mempertahankan bangunan kayu tradisional berusia ratusan tahun.

Berjalan kaki di sepanjang jalan-jalan tua Takayama memberikan pengalaman seolah kembali ke era Edo. Toko kerajinan tangan, kedai sake, dan rumah tradisional berjajar rapi di sepanjang kawasan bersejarah tersebut.

Selain itu, Takayama juga terkenal dengan pasar pagi Miyagawa yang menjual berbagai produk lokal, mulai dari sayuran segar hingga kerajinan khas daerah. Suasana yang tenang membuat kota ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh dari hiruk-pikuk kota besar.

Daya Tarik Kuliner Takayama

Salah satu alasan wisatawan datang ke Takayama adalah untuk mencicipi Hida Beef. Daging sapi premium ini memiliki kualitas yang setara dengan Wagyu terkenal dari daerah lain di Jepang. Banyak restoran lokal menyajikan Hida Beef dalam berbagai bentuk, mulai dari steak hingga sushi.

Kurashiki, Permata Tersembunyi di Okayama

Kurashiki merupakan kota kecil yang memiliki kanal-kanal indah dengan bangunan putih bergaya tradisional Jepang. Kawasan bersejarah Bikan menjadi ikon utama kota ini dan sering membuat wisatawan merasa seperti sedang berada di dalam lukisan.

Perahu-perahu kecil yang melintasi kanal menambah suasana romantis dan damai. Pepohonan willow yang tumbuh di sepanjang tepian sungai semakin mempercantik pemandangan.

Meski memiliki keindahan luar biasa, Kurashiki masih belum banyak dikenal oleh wisatawan Indonesia. Karena itu, kota ini menawarkan pengalaman wisata yang lebih santai tanpa keramaian berlebihan.

Museum dan Seni di Kurashiki

Kurashiki juga dikenal sebagai pusat seni. Kota ini memiliki Museum Seni Ohara yang menjadi museum seni Barat pertama di Jepang. Koleksinya mencakup karya seniman terkenal dunia yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta seni.

Hagi, Kota Samurai yang Masih Asli

Berlokasi di Prefektur Yamaguchi, Hagi adalah salah satu kota bersejarah yang memiliki hubungan erat dengan para samurai Jepang. Banyak bangunan tua dan kawasan samurai yang masih terawat dengan baik hingga sekarang.

Berbeda dengan Kyoto yang sering dipadati wisatawan, Hagi menawarkan suasana yang jauh lebih tenang. Jalan-jalan sempit yang dikelilingi tembok batu dan rumah-rumah tradisional menciptakan nuansa Jepang klasik yang sangat kuat.

Kota ini juga memiliki pantai yang indah dan pemandangan laut yang menenangkan, sehingga wisatawan dapat menikmati kombinasi antara sejarah dan alam dalam satu perjalanan.

Keramik Hagi yang Mendunia

Hagi terkenal sebagai salah satu pusat produksi keramik terbaik di Jepang. Keramik Hagi memiliki karakter unik dengan warna lembut dan tekstur alami yang sangat dihargai dalam tradisi upacara minum teh Jepang.

Gujo Hachiman, Kota Air yang Menawan

Gujo Hachiman adalah kota kecil yang terletak di pegunungan Prefektur Gifu. Kota ini terkenal karena sistem kanal dan aliran airnya yang sangat bersih.

Di berbagai sudut kota, wisatawan dapat melihat penduduk lokal memanfaatkan air pegunungan untuk kehidupan sehari-hari. Kejernihan air tersebut menjadi salah satu simbol utama Gujo Hachiman.

Suasana kota yang asri dan jauh dari keramaian membuatnya menjadi tempat ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati Jepang yang autentik.

Festival Musim Panas yang Legendaris

Gujo Hachiman memiliki festival tari tradisional bernama Gujo Odori. Festival ini berlangsung selama lebih dari satu bulan pada musim panas dan menjadi salah satu festival tari terpanjang di Jepang. Wisatawan dapat ikut menari bersama warga lokal tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Otaru, Kota Pelabuhan Bernuansa Eropa

Ketika mengunjungi Hokkaido, sebagian besar wisatawan langsung menuju Sapporo atau Furano. Padahal, Otaru memiliki daya tarik yang tidak kalah menarik.

Kota pelabuhan ini terkenal dengan kanal indah yang dikelilingi bangunan bergaya Eropa. Pada malam hari, lampu-lampu yang menyala di sepanjang kanal menciptakan suasana romantis yang memukau.

Selain itu, Otaru juga terkenal sebagai pusat produksi kaca artistik dan kotak musik tradisional. Banyak toko unik yang menawarkan produk-produk berkualitas tinggi sebagai oleh-oleh.

Surga Pecinta Seafood

Karena merupakan kota pelabuhan, Otaru memiliki hasil laut yang sangat segar. Sushi dan sashimi di kota ini sering dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Jepang.

Kakunodate, Negeri Sakura yang Tenang

Kakunodate di Prefektur Akita sering dijuluki sebagai “Kyoto kecil di wilayah utara”. Kota ini terkenal karena kawasan samurai yang masih terjaga serta deretan pohon sakura yang indah saat musim semi.

Ketika bunga sakura bermekaran, jalan-jalan di Kakunodate berubah menjadi lorong berwarna merah muda yang mempesona. Pemandangan tersebut menjadikan kota ini salah satu lokasi hanami terbaik di Jepang.

Meski demikian, jumlah wisatawan yang datang masih jauh lebih sedikit dibandingkan destinasi sakura populer lainnya.

Kawasan Samurai yang Terawat

Rumah-rumah samurai di Kakunodate masih berdiri kokoh dan beberapa di antaranya dibuka untuk umum. Pengunjung dapat melihat langsung bagaimana kehidupan keluarga samurai pada masa lalu.

Iwami Ginzan, Kota Tambang Bersejarah

Iwami Ginzan berada di Prefektur Shimane dan merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO yang relatif jarang dikunjungi wisatawan internasional.

Pada masa lalu, daerah ini merupakan tambang perak terbesar di Jepang dan memiliki peran penting dalam perdagangan global. Saat ini, kawasan tersebut telah berubah menjadi destinasi wisata sejarah yang sangat menarik.

Bangunan-bangunan tua, jalur pejalan kaki yang tenang, serta lingkungan alam yang hijau menjadikan Iwami Ginzan tempat sempurna untuk menikmati perjalanan yang santai dan edukatif.

Menyusuri Jejak Sejarah Jepang

Wisatawan dapat menjelajahi bekas terowongan tambang, museum sejarah, serta desa-desa tradisional yang masih mempertahankan arsitektur kuno Jepang. Pengalaman ini memberikan perspektif berbeda mengenai perkembangan ekonomi Jepang pada masa lampau.

Mengapa Kota Kecil Jepang Layak Dikunjungi

Banyak wisatawan hanya mengenal sisi modern Jepang melalui Tokyo atau Osaka. Padahal, pesona sesungguhnya Jepang sering kali ditemukan di kota-kota kecil yang masih mempertahankan budaya, tradisi, dan kehidupan lokal yang autentik.

Mengunjungi kota kecil memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat setempat, menikmati suasana yang lebih tenang, serta menemukan destinasi yang belum terlalu ramai. Selain itu, biaya perjalanan di beberapa kota kecil juga sering kali lebih terjangkau dibandingkan destinasi wisata utama.

Bagi Anda yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda saat berkunjung ke Negeri Sakura, kota-kota seperti Takayama, Kurashiki, Hagi, Gujo Hachiman, Otaru, Kakunodate, dan Iwami Ginzan layak dipertimbangkan. Saat memilih Paket Tour Jepang, jangan ragu untuk mencari program perjalanan yang memasukkan destinasi-destinasi unik tersebut agar perjalanan Anda menjadi lebih berkesan dan jauh dari keramaian wisata mainstream.

Warta Pulse

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas